Tags

, , , ,

Ok, kali ini gw akan membahas topik militer, sejarah tepatnya. Mohon maaf kalau ada tulisan yang salah dan tidak terstruktur, kalau ada yang perlu dibenarkan yah silakan saja, kita saling berbagi ilmu disinišŸ˜€.

Perang Dunia II memang konflik antar manusia yang paling heboh di abad 20. Perang yang terbagi menjadi 2 front besar, di Barat ada Sekutu vs Jerman & Italia, di Timur ada Sekutu vs Jepang. Disini kita akan bahas tentang front Timur, tepatnya di Pasifik.

Perang di Pasifik adalah perang dengan medan yang “baru” bagi Sekutu, kenapa? karena mereka baru berhadapan dengan kerasnya hutan & iklim tropis. Ditambah lagi lawan yang sangat ganas, Jepang. Jepang adalah negara Asia yang sangat agresif pada awal abad 20, baik secara ekonomi dan militer, mereka berkembang sangat pesat. Nah, dari sinilah timbul keinginan dari kalangan militer & imperialis mereka untuk menguasai Asia. Sasaran mereka pada awalnya adalah Korea dan China, setelah 2 wilayah itu mereka rebut, kampanye lanjut ke Asia Tenggara.

Tak lama, Asia Tenggara yang pada waktu itu banyak terdapat wilayah jajahan Prancis dan Belanda takluk. Sekutu hampir tidak ada mukanya pada saat itu. Tapi Sekutu masih punya kekuatan lain di Timur, yaitu pangkalan Armada ke 7 Amerika Serikat, Pearl Harbour di Hawaii. Kalangan militer Jepang melihat ini adalah sebuah ancaman besar. Maka dari itu mereka merencanakan sebuah serangan mendadak ke Pearl Harbour untuk mengeliminasi kekuatan Sekutu di Pasifik.

Serangan yang dilakukan sangat mendadak. Meskipun di sekitar Pearl Harbour sudah dipasang radar (yang waktu itu merupakan teknologi baru) dan radar itu mendeteksi adanya “kerumunan” pesawat mendekati Hawaii, petugas jaga hanya menganggap “kerumunan” itu hanya formasi burung yang sedang migrasi. Saat para pelaut & kapal perang Amerika bersantai dibawah matahari tropis, disitu pula pesawat pemburu & bomber Jepang sedang dalam perjalanan menuju Pearl Harbour.

Akibat dari false alarm ini, korban jiwa berjatuhan, puluhan kapal perang dari berbagai kelas tenggelam (beberapa ada yang diperbaiki), ratusan pesawat terbang hancur, dan infrastruktur pelabuhan hancur. Amerika sangat terpukul oleh serangan ini, dan langsung secara resmi memutuskan untuk ikut nimbrung Perang Dunia II. Keputusan yang tepat, karena dengan itu, bola ada di tangan Sekutu. Disini terlihat kesalahan dari Jepang, mereka memang berhasil menghancurkan Pearl Harbour, tapi mereka tidak melihat kekuatan rekonstruksi dari Amerika. Raksasa industri dunia pada waktu itu. Amerika dapat dengan mudah membuat kapal baru, pesawat terbang baru, melatih tentara baru dalam jumlah besar.

Dalam waktu yang cukup singkat, Sekutu mulai menekan Jepang dengan taktik lompat katak (strategi McArthur). Satu per satu pulau jajahan Jepang direbut sampai pulau terdekat dengan Jepang, Iwo Jima. Bom atom dijatuhkan di Hirosima dan Nagasaki, selesailah perang di Pasifik.

Yah, itulah kisah singkat dari Perang Pasifik, yang banyak memakan korban jiwa. Sebuah teater konflik penuh tangis dan darah. Hanya berawal dari keinginan untuk menguasai, nyawa dikorbankan.

“In peace, sons bury their fathers; in war, fathers bury their sons” –Ā Herodotus

——————————————————————————————-

sumber :
gambar dari Google, isi dari buku Perang Pasifik (P.K. Ojong) dan literatur lain yang terkait.